Selasa, 07 November 2017

Daya Ungkit Bisnis Waralaba


bisnis waralaba franchise

TabloidKU.com -Topik kita kali ini adalah mengenai Bisnis Waralaba. Sebuah
model bisnis yang saat ini sedang booming di Indonesia.

Apakah metode bisnis ini cocok untuk kondisi Anda sekarang?

Mari kita lihat...

"Model Bisnis Waralaba Sempat Mendapat Banyak Kecaman Pada
Masa Awal-awal dimulainya.  Model Bisnis Ini Dianggap Tidak
Etis, Tidak Bermoral, Potong Jalur, Cari Aman, Cari Mudah, dsb"

Namun, saat ini, dan melihat banyak sekali kisah sukses
pebisnis waralaba seperti McDonalds, Sturbucks, dll., model
bisnis ini menjadi salah satu alternatif yang menjanjikan bagi
banyak orang yang ingin segera berbisnis.

Mengapa?

"Karena Model Bisnis Waralaba Memberikan Kesempatan Kepada
Orang-orang Yang Ingin Berbisnis, Tapi Tidak Memiliki
Pengalaman Dan Ketrampilan"

Dengan kata lain, model bisnis Waralaba, terbukti dapat
memberikan Daya Ungkit/Leverage bagi pebisnis-pebisnis baru
yang ingin mulai berbisnis.

Apa saja daya ungkit model bisnis Waralaba? banyak sekali,
antara lain: sistem pengelolaan, merk, pengalaman, pasar,
kompetensi inti (kunci sukses), dan sebagainya.

Umumnya, bisnis Waralaba yang baik menyediakan sistem untuk Anda,
pelatihan untuk Anda dan karyawan Anda, serta produk yang sudah
terbukti diterima pasar.

Bagaimana mengenai daya ungkit modal? Saat ini, bahkan beberapa
perbankan di Indonesia sudah memberikan komitmennya untuk membantu
permodalan untuk Bisnis Waralaba!. Ini berita sangat baik, jadi jika
dahulu seorang yang ingin membeli Bisnis Waralaba harus menanam
100% modal sendiri, saat ini dimungkinkan hanya menanam 20% saja
modal sendiri, selebihnya merupakan kredit waralaba dari Perbankan.

"Tapi, Apakah Anda Tahu, Berapa Besar Modal Finansial Yang Harus
Anda Siapkan Untuk Memulai Bisnis Waralaba Yang Menjanjikan?, bahkan
jika perbankan membantu anda untuk permodalannya?"

Sepanjang pengetahuan kami, untuk membeli franchise dari perusahaan
yang sedang-sedang saja, misalnya salah satu Waralaba Mini Market
terkenal di Indonesia, anda memerlukan modal awal sekitar Rp 450 juta
s/d Rp. 650 juta.

Katakanlah anda berhasil memperoleh pinjaman dari Bank sebesar 80% dari
kebutuhan modal awal tersebut, maka modal anda sendiri yang harus anda
investasikan, adalah 20% x Rp. 450 juta s/d Rp. 650 juta = Rp. 90 juta
s/d Rp. 130 juta, sisanya merupakan pinjaman dari Bank.

Anda bisa melihat-lihat beberapa peluang Bisnis Waralaba, disitus ini:
www.waralabaku.com/

Silahkan anda lihat angka-angka start-up cost disitus tersebut.

Tidak heran kalau pada akhirnya orang yang membeli franchise adalah
kebanyakan orang yang sudah kaya juga. Sehingga yang kaya akan semakin
kaya dan yang miskin akan selalu menjadi konsumen orang-orang kaya.

Saran saya, jika Anda memiliki uang yang berlebihan, saya menyarankan
Anda untuk mempertimbangkan memulai Bisnis Waralaba ini. Pilih produk
yang sudah populer dan diterima pasar, jangan terpaku hanya pada Waralaba yang murah.

Trus gimana, dong? Bisnis apa yang dapat dimulai dengan modal kecil,
resiko kecil, pendapatan tak terbatas, terjamin, ada prinsip leverage-nya, dan dapat di-wariskan???

"Yang Penting Adalah, Diri Anda Sendiri. Seberapa Besar Anda Menginginkan
Kehidupan Yang Jauh Lebih Membahagiakan Dan Bernilai Tinggi?"

"Karena, Apapun Bisnis Yang Anda Pilih,  Jika Anda Tidak Memiliki Mind-Set
Yang Benar Dan Tidak Memiliki Keinginan Kuat Untuk Berhasil, Maka
Semua Akan Menjadi Percuma Saja!"

Demikian edisi kali ini semoga bermanfaat..

0 comments

Posting Komentar