Tuesday, 28 March 2017

Tata Cara Mewujudkan Keluarga Sakinah

Tata Cara Mewujudkan Keluarga Sakinah

Apabila Calon Suami-istri Muslim telah sepakat untuk membentuk keluarga ( Rumah tangga) muslim, mereka memulainya dengan aqad nikah menurut islam dan bergaul menurut aturan atau tuntunan agama serta melaksanakan tata kehidupan keluarga yang di dasai hukum islam.

Rumah Tangga Sakinah merupakan dambaan setiap rumah Tangga muslim, yang sesuai pula dengan tujuan pernikahan menurut islam, yaitu memperoleh keturunan, bisa menentramkan jiwa dan raga, mencegah kemaksiatan dan menyempurnakan Agama.

Maka Upaya dari setiap Rumah Tangga muslim untuk dapat mewujudkan Rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah yang memperoleh Rahmat dan barokah Allah SWT, adalah dengan melaksanakan kewajibannya masing-masing, mulai dari kewajiban sebagai suami, istri, Orang Tua maupun Anak, Sehingga Tercipta suasana keluarga yang :

1. Taqwa
Dalam Lingkungan keluarga harus diciptakan kehidupan yang mencerminkan pelaksanaan dari pengertian Taqwa. Imam jalaludin Abdurahman dan Jalaludin Muhamad mengemukakan :

"Menuruti perintah-perintah Allah dan jauhi larangan-Nya"
suami sebagai kepala rumah Tangga harus menegakkan Taqwa. Ia bertanggung jawab terhadap anggota keluarganya, sebab bisa jadi dikemudian hari diantara anggota keluarga ada yang menjadi musuh, kalau kepala keluarga salah asuh atau salah mendidiknya.
Firman Allah SWT adalam Al-Qur'an surat At-taqobun ayat 14 :
at-taqobun ayat 14
Semua Anggota Keluarga Harus melaksanakan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada Allah SWT, Seperti :
  • Melakukan Ibadah sholat berjamaah dengan semua anggota keluarga di rumah atau di mesjid terdekat.
  • Paling Sedikit Tiap Seminggu Sekali secara berjamaah melaksanakan tadarusan membaca Al-Qur'an, Dengan ayah atau suami sebagai imamnya.       
 Dalam Hadist, Rasulullah bersabda: 
"Perbanyaklah Membaca Al-Qur'an di rumah-rumah kamu, karena sesungguhnya rumah yang tidak selalu dibaca Al-Qur'an di dalamnya, sedikitlah kebaikannya, banyaklah kejahatannya dan menjadi sempit kepada akhlinya". (H.R.Daruqnthny dari Anas)
  • Menjelmakan etika muslim dilingkungan keluarga, seperti : bila masuk dan keluar rumah selalu membaca/mengucapkan Assalamu'alaikum, Cium Tangan kepada Orang Tua bila anak mau pergiatau berangkat sekolah, selalu memberitahukan bila anggota keluarga mau keluar rumah.
  • Menumbuhkan pengabdian diri dengan Niat karena Allah SWT semata. Bila kita akan mengerjakan semua pengabdian, mulailah dengan Bismillah, dan melaksanakan pengabdian-pengabdian-pengabdian tersebut dengan tawakal kepada Allah SWT. Bila pengabdian telah selesai dilaksanakan dan berhasil, kita ucapkan Alhamdulillah, inilah yang disebut dengan Orang yang pandai bersyukur.
Allah SWT berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7 : 
  • Harus Di biasakan memperaktekan pendidikan Akhlak agama dalam pergaulannya sehari-hari. Pendidikan akhlakul kariemah yang meliputi penghormatan antara sesama anggota Keluarga, tatakrama anak kepada orang Tua atau sebaliknya, Tatakrama yang tua kepada yang lebih muda dan sebaliknya. Juga Harus Ditanamkan rasa disiplin terhadap ketentuan yang berlaku pada masing-masing keluarga.

2. Menciptakan Bahagia Rohani
Dalam Menumbhkan rasa Bahagia rohani di lingkungan keluarga Hendaknya :
  • Tumbuhkan Rasa Saling Hormat menghormati diantara semua Anggota Keluarga sebagai satu kegiatan ibadah.
  • Mengatasi setiap Problem Rumah Tangga dan menyelesaikanya secara bersama-sama dengan penuh Rasa kesadaran dan Musyawarah.
  • Selalu bertindak Andil diantara Anggota keluarga.
  • Tingkah Orang Tua harus menjadi Suri Tauladan anak-anaknya dan segenap anggota keluaga Lainnya.
  • menyadari fungsi dan Tugas masing-masing.
  • memelihara hubungan pergaulan suami istri yang Harmonis dan penuh Rasa kasih Sayang.
  • Tumbuhkan Rasa Aman dan Nyaman di lingkungan rumah Tangga, sehingga suami betah di rumah dan istri selalu bahagia.
3. Bahagia Jasmani 
Dalam Memelihara kebahagiaan Rumah Tangga perlu diperhatikan kebutuhan-kebutuhan biologis agar tercipta keadaan rumah Tangga yang sejahtera lahir batin.
Aspek-aspek tersebut adalah :
  • Makanan yang Mengandung Gizi, Tujuan penyediaan makanan dan minuman yang bergizi bukan Hanya untuk mencapai kekenyangan Saja, tidak perlu banyak Porsinya dan Tidak perlu mewah berlebih-lebihan, Tapi Cukup sederhana, Namun Mengandung bahan-bahan yang diperlukan bagi pertumbuhan jasmani dan kesehatan Badan.
  • Kesehatan, Kesehatan keluarga berarti sehat jasmani dan Sehat rohani. Kesehatan Rohani dipelihara di mesjid-mesjid, Majlis ta'lim, Pengajian ibu-ibu, serta peringatan-peringatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi, Isro Mi'raj, Nuzulul Qur'an, dan Sebagainya. Kesehatan Jasmani dibina melalui kegiatan Olahraga, seperti senam pagi, Lari pagi dan kegiatan olahraga yang menjadi Hobinya dengan Memperhatikan waktu Sehingga tidak menggangu mengurus Rumah Tangga. "Pikiran sehat terletak pada jasmani yang Sehat". 
  • Perumahan, Pengadaan Rumah Hendaknya di usahakan semaksimal mungkin merupakan milik Sendiri dengan memperhitungkan keadaan keuangan dan kemampuan yang ada. Tidak usah mengada-ngada dan dengan meminjam kesana-kemari yang akhirnya Hanya menambah beban batin Keluarga. Rumah Tidak perlu mewah, tetapi cukup memenuhi syarat kesehatan dan kebersihan. maka harus dipelihara, dibersihkan, diperbaiki bila Rusak dan diciptakan suasana Rumah yang Nyaman , tentram dan sedap dipandang mata.
  • Keadaan Keuangan Yang sesuai dengan Kebutuhan. Uang Merupakan Sesuatu yang penting dalam kehidupan keluarga. Oleh karena itu kita berkewajiban untuk berusaha mencari rizki yang Halal. Dan Berusaha untuk mengatur keseimbangan antara pendapatan dengan pengeluaran. Hidup Tidak perlu mewah dan berlebih-lebihan, tetapi cukup dengan sederhana yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga. maka untuk melaksanakan pola Hidup sederhana tersebut, perlu diperhatikan yaitu Pengeluaran jangan melebihi dari pendapatan, Hindari dari segala macam pemborosan, Pengeluaran sebaiknya lebih diutamakan bagi kemanfaatan kesejahteraan keluarga. Usahakan Dapat menyisihkan sisa uang belanja untuk ditabungkan.
Demikian Artikel tentang Tata Cara Mewujudkan Keluarga Sakinah semoga informasi di atas bisa Bermanfaat.